Kamis, 29 Juli 2010

Pemeriksaan Hb Menurut Sahli

Pemeriksaan Hb menurut Sahli digolongkan kepada metoda colorimetri.
Prinsipnya, Hb darah diubah menjadi Hematin chlorida, yang warnanya menjadi coklat tua (tengguli). warna yang terjadi diencerkan dengan aquadest sampai dengan warna standart Hematin chlorida.

Peralatan :
Alatnya disebut "HAEMOMETER" yang terdiri dari :
1. Sepasang cylinder glass berisi larutan standart warna, kita sebut saja pembanding warna.
2. Tabung pengukur (tabung pengencer) yang mempunyai garis-garis, skala yang menunjukan kadar Hb. Skala yang terendah adalh angka 2.
3. Pipet darah kapiler (Pipet Hemoglobin) seukuran yang mempunyai volume 20 mm3 pada garis batasnya.
4. Pipet pasteur untuk aquadest
5. Batang glas pengaduk
Reagen yang diperlukan : HCl 0,1 N dan Aquadestilata


Tehnik Pemeriksaan :
1. Siapkan tabung dan isilah dengan HCl 0,1 N hingga garis yang terendah (pada angka 2).
2. Kemudian buatlah luka kapiler pada jari sedemikian rupa hingga darah keluar dengan baik tanpa memijat-mijat jari.
3. Hisaplah dengan pipet kapiler Hemoglobin (slang penghisap dibibir pemeriksa) darah peripher tsbt. hingga garis batas 20 mm3.
4. Bersihkan, disapu dengan kertas saring, darah yang terdapt dibagian luar ujung pipet. Hati-hati jangan sampai darah dalam kapiler turut keluar.
5. Masukkan pipet kapiler tsbt. kedalam tabung pengukur hingga tercelup didalam HCl 0,1 N dan hembuskan perlahan-lahan. Isap dan hembuskan lagi supaya isi tabung tercampur dengan baik. Letakkan tabung pengukur tsbt. diantara dua telapak tangan dan kocoklah beberapa saat, Tunggulah 1-2 menit. Terjadi warna coklat tua.
6. Ambilah Aquadest dengan pasteur pipet dan teteskan tetes demi tetes kedalam larutan Hematin chlorida yang berwrna coklat tua itu dan aduk dengan batang gelas pengaduk. Dengan melatakkan kedalam celah diantara cylinder warna standart kita samakan isi tabung perngukur itu. Bila masih terlalu tua warnanya tetesi lagi aquadest. Bila terlampau banyak aquadest dan warna menjadi lebih muda maka pemeriksaanharus diulang dari awal.
7. Setelah tercapai warna yang sama, kita perhatikan garis batas mana yang dicapai oleh permukaan larutan, menumjukan skala atau kadar Hb. dalam gr%.
Misalnya : pada angka 13 >>> jadi kadar Hb = 13 gr%

Kesalahan-kesalahan bisa disebabkan karena beberapa faktor :
- Peralatan : pipet darah, tabung pengukur tidak kering sebelumnya.
- Adanya sisa-sisa darah diluar pipet kapiler, yang tidak diisap lebih dulu.
- Tidak sempurna mencampurkan darah dengan HCl 0,1 N.
- Tidak dapat membedakan warna.
- Pembanding warna sudah rusak.

1 komentar:

Rahman mengatakan...

maaf mau tanya, apa artinya 13gr% itu?